img.bhsmly { height: auto !important; vertical-align: middle !important; width: auto !important; border:0px !important; }
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun kelima. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2014, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.

Di tahun 2015 sebanyak 500 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.
Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu, klik kolomPENDAFTARAN pada web ini!
Like dan follow DataPrint di page DataPrint Indonesia dan@dataprintindo .
Pendaftaran periode 1 : 10 Februari – 30 Juni 2015
Pengumuman                : 10 Juli 2015

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 25 Desember 2015
Pengumuman                : 13 Januari 2016

PERIODE
JUMLAH PENERIMA BEASISWA
@ Rp 1.000.000@ Rp 500.000@ Rp 250.000
Periode 1
50 orang
50 orang
150 orang
Periode 2
50 orang
50 orang
150 orang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan salahkan mimpi kami untuk bisa pergi ke Luar Negeri


Halo Mba Yuri, terima kasih telah menyadarkan aku kembali tentang bagaimana yang “tidak mungkin” bisa menjadi “sangat mungkin”.
Mba Yuri, sosok yang aku kenal ramah, baik, rendah hati, dan menjadi asisten sekretaris menteri di Inovasi Karya BEM ITS 14/15. Ah “Paris”, kota yang dari zaman SMP aku ingin kunjungi. Entah karena film acton James Bond, Eiffel in Love, atau apa. Dan semakin tergila-gila karena Keajaiban Islam di Eropa. Mimpi itu sudah aku pendam setelah selesai tahun ke-2. Aku tenggelam dalam kesibukan akademik, organisasi, dan terlena dalam zona nyaman alias tidur tok!
Meskipun aku sudah membuktikan kata-kata sakti itu “Man Jadda Wa Jadda” April 2015 kemarin (sudah ke keluar negeri), tapi aku puas begitu saja. Aku bangga dengan ketercapaian pada titik itu. Dan aku sudah tidak mau berusaha lebih keras lagi. Aku stagnan. Aku berlari di tempat, tidak maju-maju.
Mba Yuri, kita sama-sama dari Probolinggo. Dan alhamdulillah kita sudah meraih mimpi kita. Tapi mbak lebih mengajarkan aku untuk selalu rendah hati dan terus meraih mimpi.
TIDAK ADA YANG SALAH DARI MIMPI SEORANG MURID UNTUK PERGI KE LUAR NEGERI.
Kenapa? Karena target kita bukan untuk jalan-jalan, tetapi menunjukkan bahwa KAMI BISA DAN KAMI INGIN BERBAGI. Tentunya di luar negeri, kami mendapat ilmu baru. Kami tahu dan merasakan bagaimana attitude, tata tertib, perilaku orang di negeri lain. Kami sudah bosan mendengar katanya katanya dan katanya kalau orang luar negeri itu tertib, taat peraturan, tidak pernah macet, punya teknologi canggih. Apa iya? Lalu kenapa Indonesia belum bisa mencapai itu semua? Semakin banyak pemuda yang bisa ke luar negeri akan semakin memicu teman sebayanya untuk belajar lebih giat lagi. Belajar bahasa internasional, sosial, politik, sains atau apapun yang membuat mereka bisa bersaing dengan pemuda di negara lain. Dan tenang saja ada mimpi-mimpi kami lain yang pasti kami perjuangkan di masa depan, agar pemuda-pemuda di pelosok juga merasakan apa yang kami rasakan. Agar tidak ada kesenjangan pendidikan lagi. Dengan pergi ke luar negeri, kami merasa semakin cinta dengan bangsa Indonesia sendiri.Dan semoga bisa mengadopsi kebiasaan di sana yang baik dan ditularkan ke masyarakat sekitar.
JANGAN MEMANDANG SEBELAH MATA MIMPI KAMI, KARENA MIMPI KAMI JUGA UNTUK MASYARAKAT INDONESIA.

Maaf ya tulisan ngelantur, intinya. Sangat menginspirasi Mba Yuri!!! :D






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Merenung di Malam Hari

Ya Allah, kenapa hati ini masih keras saja mendekat kepada Al-Quran-Mu? Kenapa diri ini masih meluangkan waktu yang lebih banyak untuk online daripada membaca ayat-ayat suci-Mu? Mohon bantulah diri ini supaya bisa lebih dekat dengan-Mu Allah....

Bukan bermaksud untuk menggurui, aku bukan seorang muslimah baik yang selalu i’tikaf di masjid, membaca berjuz – juz Al-Qur’an, memahami hadist, dan segudang hukum-hukum Islam lain. Tapi aku punya niatan untuk membagi ilmu. Meskipun sedikit, tapi kalmat itulah yang aku dengar dari  ustadzah Oky Setiana Dewi di siaran televisi jelang berbuka biasa.

Sungguh indah kalimat itu bukan? Maka dari itu, sedikit demi sedikit saya ingin mendekat kepada Maha Pengasih lagi Maha Penyayang di dunia ini. Ramadhan ini sudah mau pergi, tapi kelakuan saya masih saja belum mencerminkan akhlaq yang baik. Aahh sungguh sedih, melihat kesempatan mulia mendapatkan pahala berlipat-lipat akan segera sirna L Hanya bisa memanfaatkan sisa-sisa waktu kemuliaan ini dengan usaha semaksimal mungkin.

Allah, alhamdulillah untuk pelajaran berharga yang kau berikan kepadaku di bulan indah ini. Salah satunya, suka kepada lelaki. “Suka”, satu kata yang setajam pisau, sekuat baja, sesakit tenggelam di samudra, dan sebahagia menang undian ke Disneyland.  Terlalu lebay? Haha maaf, tapi itulah yang kira-kira saya rasakan. Saya tidak tahu harus dikemanakan cerita ini. Apakah dipendam saja, dibuang, atau hanya disimpan pada laptop? Aah, setidaknya satu orang yang membacanya bisa mendapat hikmah ataupun kesenangan lah agar keberadaan saya pun bermanfaat. Jatuh cinta memang level lebih tinggi dari “suka”. Aku belum merasakan level setinggi itu ya, hehe. Lanjut.

“Suka” memang membuatmu sangat aneh. Pertama kali merasakan (1 minggu), duniamu terasa berbunga-bunga. Kemudian lanjut kepada obsesi ingin mengetahui lebih lanjut (2-3 minggu). Hal ini yang membuat frustasi. Sering banget kita stalking, mencoba iseng-iseng komen, like status, nunggu dia online. Kalau liat dia komen-komenan sama cewe lain, langsung deh galau-galau ga karuan. Melihat dia status aneh, pasti ke-GR-an. Level selanjutnya adalah modus. Modus apa aja yang penting bisa ngobrol bareng. Itu tuh yang nyebelin –“


Hal yang bagus dari “suka” adalah kita menjadi semangat bekerja kalau lagi deket sama dia dan menambah pengetahuan baru karena kita harus sefrekuensi dengan dia kalau ngomong (belajar interest-nya si dia). Hal yang ga bagus itu malas produktif, uring-uringan, nyusahin sahabat karna kita curhat mulu, sering mbuka meme galau. Tapi itu semua tergantung orang yang “suka” sih, pasti beda-beda.

Pada akhirnya, tahap sadar akan kekhilafannya selama ini dimulai. Setelah membaca banyak cerita, hadist, cerita nabi, cerita temen, serta fakta-fakta yang mendukung membuat perasaan “suka” meredup. Kita harus percaya bahwa perasaan itu bukan untuk saat ini.

“Kadang kita memikirkan seseorang, menunggu reply sms, komen atau membaca postingan kita, menanti dia online, dsbgnya. Tapi nyatanya seseorang itu justeru sedang asyik dgn orang lainnya lagi, atau malah lagi asyik (maaf) ngupil. Jadi lebih baik sibukkan diri memikirkan dan mengerjakan hal yang bermanfaat. Waktu itu berharga, jangan dihabiskan percuma. --Tere Liye”
“Bukan karena mencintainya dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengaguminya dengan diam aku akan merana. Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun….. Jika memang dia bukan tercatat untukku.  Jika memang dia hanya hiasan duniaku yang sementara, Sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padanya. Allah akan menghilangkan perasaanku untuknya. Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balika hati hamba-Nya” dikutp dari @duniajilbab

Yah secuil kaliamt itulah yang membuaku sadar. Sudah nanti saja. Kalau dia jodoh, pasti akan kembali suatu hari nanti. Allah akan mempertemukan kita :)

Probolinggo, 16-7-2015, 1:33 WIB

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Great Experience in the 4th APYPW


Flying with my dreams

Alhamdulillah. Subhanallah. Rasa syukur harus selalu diutarakan kepada Allah. Terima kasih juga kepada Mama, Bapak, dosen, saudara, teman-teman yang banyak membantu saya untuk merealisasikan mimpi, berpetualang, dan menambah pengetahuan baru.

Perkenalkan, saya Eka Kristalia Kuryani, mahasiswa Teknik Lingkungan ITS angkatan 2013. Disini saya ingin menceritakan kisah kecil saya bagaimana perjuangan realisasi mimpi, pengalaman menjadi peserta Asia-Pasific Youth Parliament for Water dan juga salah satu event terbesar di dunia 7th World Water Forum. Begitu banyak pelajaran yang saya dapatkan disini. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi kalian yang ingin berkarya, berpetualang, dan berkontribusi.

Yap, semua berawal dari menjadi peserta Pelatihan Karya Tulis Ilmiah di jurusan. Pematerinya adalah Mbak Yolanda, mawapres ITS. Dia sudah sering berpetualang ke luar negeri, menang banyak kompetisi, dan banyak lagi prestasinya. Selain itu saat pertemuan improses, Mas Oky slalu bilang, tulis mimpimu dan itu akan menjadi kenyataan. Well, it’s true!

Pertama kali ke luar negeri, trima kasih banyak buat M.Ardy Febriant udah bantuin buat visa :D. Naik pesawat sendirian dari juanda ke Incheon Airport rasanya petualang abis wkwk. Ok, lanjut.

Setiba di Incheon, saya dan kedua teman (Lai Chee dari Malaysia dan Shovon dari Bangladesh) dijemput oleh APYPW committe, Won. Lalu bersama-sama menempuh 4 jam perjalanan naik mobil ke Water Pavilion di Andong City. It’s so long journey.


*What is APYPW?
Asia Pacific Youth Parliament for Water (APYPW) is an official gathering of 100 youth delegates representing different countries in the Asia Pacific region. The APYPW is also a youth water education program, one of the important awareness raising works of Korea Water Forum (KWF).
Every year, Korea Water Forum, Ministry of Environment Republic of Korea and the National Assembly Environment Forum, come together to host the APYPW in order to bring diversity of young voices to global water issues. The APYPW encourages them to deeply ponder and investigate pragmatic solutions for water-related challenges they are facing today.
Furthermore, it aims to develop young professionals in the field of water and to drive them to set positions as future water leaders by encouraging active youth participation in global water and environmental activities.
By offering variety of programs and activities from international conferences to simulating congressional actions, young delegates from different countries will increase their awareness on both national and global water problems and strengthen their youth networks to address the environmental crisis. 


Closing session 4th APYPW


Hari 1, tanggal 8 April 2015
Pembukaan APYPW di World Water Pavilion, Andong City oleh pejabat-pejabat. Kemudian, kami parliaments dibagi ke ruang-ruang kelas untuk perkenalan komisi. APYPW dibagi menjadi 4 komisi dengan tema yang berbeda dan 1 coordinator serta 1 professor sebagai commission adviser. Commission 1 bertema Enough Safe Water for All. Commission 2 bertema Water and Cities. Commission 3 bertema Biodiversity. Commission 4 bertema Enhancing Education. Setelah perkenalan masing-masing parliaments, Professor Mingoo memberikanku kesempatan untuk presentasi selama 15 menit di depan commission. Yah karena presentasiku dinilai sangat well prepared oleh beliau. Alhamdulillah.
Lalu dilanjutkan oleh presentasi masing-masing parliaments

Sanjeev's Presentation

Next agenda yaitu presentasi country report masing-masing parwakilan negara. Country report adalah semacam poster dimana kami menerangkan keadaan negara tentang sumber daya air, termasuk permasalahan dan solusinya. Great work ya guys cc: Kak Aziz, Kak Ade, Kak Helmi, Kak Hemas, Kak Jimmy, and Faqih.-
Poster country report dari parliaments

Malam harinya, kita disuguhkan oleh dinner yang wah J Thank you Korea! Makanan kalian amazing with various food to be served



Hari 2, tanggal 9 April 2015
Agenda hari ke-2 adalah bersama the best commission! Yeah intinya beginilah kerja tiap komisi (Source: www.apypw.org)
One process will be interlinked with another and parliamentarians will follow all three processes simultaneously during the program

1. Thematic Process
Parliamentarians will select prior sub-themes according to the main themes of the World Water Forum
Based on each parliamentarian’s interest, parliamentarians will be divided into four commissions which of each represent each main theme
2. Regional Process
Two parliamentarians, as one team, represent one nation state by sharing and discussing its local water challenges with representatives of other nation states
Each represent is to comprehend local and regional water issues and to prepare a regional paper beforehand for effective discussions in commission sessions
3. Political Process
Each parliamentarian is expected to represent his/her national perspective reflecting its local water challenges by inserting them into the APYPW declaration


Commission Discussion


Travelling Time
Finally refreshing one! We get chance to travel, Gyeongbuk Village and Hanoe Village. Nice to know more about Korean’s cultures


President and Vice President Election

Lampaui batasmu! Sebagai orang Indonesia, pemuda 20 tahun saya mencoba berani untuk melangkah lebih jauh yaitu menyalonkan diri sebagai Vice President of 4th APYPW. Dengan semangat speech 3 menit dan tentu berkomitmen penuh di depan 89 parliaments from 22 countries. Alhamdulillah, terpilih. Ini membuktikan bahwa orang Indonesia bisa! Kita mempunyai SDM yang bersaing dengan negara-negara lain, just be confident guys!





Hari 3, tanggal 10 April 2015

Declaration commission session
Kerja keras lagi untuk membentuk suatu deklarasi komisi yang benar-benar mencakup ide dari kita dan sesuai tema Enough Safe Water for All. Diskusi yang kompleks juga karena masing-masing negara punya permasalahan yang berbeda sehingga kita harus membentuk suatu deklarasi yang menyeluruh daerah Asia-Pasific

Declaration team
Pihak yang tergabung dalam declaration team ini adalah president, vice preident, commission chairman, commission vice chairman, dan 1 volunteer. Bener-bener diskusi yang alot, susah, kompleks. Karena kita harus menggabungkan keempat hasil dari setiap komisi. Iya, diskusi sampai jam 2-3 malam juga. Karena terlalu bekerja keras, kita ga sempat ambil foto ya.

Cultural night
Penampilan budaya dari perwakilan negara-negara Asia Pasific dan setiap komisi.






Hari 4, tanggal 11 April 2015

Presentasi
Sebanyak 13 parliaments presentasi di depan forum

Final declaration statement
Sebuah deklarasi resmi dari komitmen kita sebagai parliament Asia Pasific Youth Parliament for Water untuk beraksi.




Awarding
Penghargaan bagi parliaments:
Outstanding participant award
Exceptional participant award
Excellent participant award

 Award for contribution as vice president

Award for president and vice president of APYPW

Penghargaan bagi setiap parliament APYPW
Commission 1



Commission 2

Our next journey is 7th World Water Forum
To be continued....

For further information, contact me
ekakristal@gmail.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Blog is Under Construction

This blog is under construction.
Just wanna write about my 1,5 year college experiences in Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
How me usual person can achieve many experiences, knowledge, create creation, and be useful to others.

Regards,
Eka Kristalia Kuryani, Environmental Engineering ITS '13
Staff of Ministry Innovation and Creation BEM ITS 14/15 and Staff of Research and Technology HMTL 14/15


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BEASISWA DATAPRINT


Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun keempat. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2013, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.
Di tahun 2014 sebanyak 700 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.
Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu, klik kolom PENDAFTARAN pada web ini!
Pendaftaran periode 1 : 7 Februari – 30 Juni 2014
Pengumuman                : 10 Juli 2014

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 31 Desember 2014
Pengumuman                : 12 Januari 2015

PERIODE
JUMLAH PENERIMA BEASISWA
@ Rp 1.000.000@ Rp 500.000@ Rp 250.000
Periode 1
50 orang
50 orang
250 orang
Periode 2
50 orang
50 orang
250 orang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perjalananku menuju ITS #1

Assalamualaikum Wr Wb

Siapa yang ingin masuk perguruan tinggi? Angkat tangan dong, yang semangat!

Kelas 12 SMA adalah masa paling galaunya remaja deh. Pada saat itu, dia harus mengambil keputusan tentang hidupnya. Bekerjakah. Melanjutkan studikah. Atau malah married. *upss

Lingkunganku disini adalah SMA Negeri di sebuah kota di Pulau Jawa. Selayaknya lulusan SMA, pasti dipersiapin untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Well, that’s the point.

Namun, keraguan itu pasti datang. Banyak senior kita disana yang sudah meraih tittle sarjana malah nganggur. Aku juga ragu. Apakah kuliah itu buang-buang waktu? Karena selama 4 tahun, kita dituntut untuk mengerjakan tugas segunung, belajar lagi, belajar lagi, dan uang yang dihabiskan selama kuliahpun tak sedikit jumlahnya.

Di lain sisi, aku juga berpikir mau jadi apa kalau gak kuliah? Mau kerja? Come on ka, kamu itu bukan lulusan SMK yang siap kerja. Emang ada perusahaan yang mau nerima anak SMA kerja? Jadi Office Girl iya kamu!

Bekalku disini masih sangat sedikit untuk kerja. Mau jadi wiraswasta? Boleh sih. Tapi kan kasihan ortu kamu kalau kamu cuma lulusan SMA. Apa ortu kamu yang kerja keras tiap hari itu bangga kalau anaknya cuma lulusan SMA? Apa ortu kamu itu seneng kalau tau-tau kamu udah married habis SMA? Ya jelas ENGGAKLAH! Ortu itu ingin anaknya jauh lebih baik dari mereka! Kalau bisa kamu jadi profesor lalu presiden sana! Banggain ortumu!

Yah itu sih motifnya aku ingin kuliah :3

Tahun lulusku adalah 2013. Nah sistem penerimaan mahasiswa baru tahun 2013 ada 3 macam, yaitu SNMPTN (pake rapot), SBMPTN, dan ujian mandiri. SNMPTN itu dengan kuota  terbanyak kira-kira 50% mahasiswa.  SBMPTN (ujian tertulis) sebanyak 30%. Ujian mandiri itu 20%.

Nahh, inilah masalahnya. JURUSAN KULIAH. Semua anak pasti bingung kalau masalah milih jurusan kuliah, bener, ciyus deh :3. Kalau mereka gak bingung, pada akhirnya yo bingung pisan kok :3
Semua saran dari orang tua, guru, kakak kelas pasti bilang milih jurusan itu berdasarkan bakat dan minat. Yah EMANG ITU KUNCINYA. Nah masalah lagi kalau kita gak tau bakat dan minat kita itu apa. Banyak cara kok yang bisa ditempuh. Pertama, tes psikologi. Kedua, curhat sama ortu. Ketiga, curhat sama guru. Keempat, curhat sama kakak kakak kelas. Intinya sih kita gak boleh diem-dieman. Kita harus proaktif tanya-tanya tentang jurusan kuliah. Tentunya yang paling penting adalah curhat sama Allah. Setelah semua sesi curhat itu selesai, bagi yang muslim, lakukanlah shalat istikharah. Tenangkan pikiran Anda. Lalu tidur. *haha enggak enggak. Tenangkan pikiran. Ngaji. Shalawatan. Curhat sama Allah di atas sajadah kalian. Mintalah petunjuk agar Allah memberikan jalan yang terbaik untuk masa depan kalian.

Yahh caranya seh gitu :3

Tapi biar lebih enak deh, aku cerita caraku aja de.

Waktu kelas 11, aku bercita-cita ingin jadi DIREKTUR SUKSES. Kenapa? Mungkin aku kebanyakan nonton sinetron dengan latar-belakang kota metropolitan, perusahaa besar dan aktor-aktor berdasi kali yee. Yah bisa jadi seh. Selain itu juga, hasil tes DMI (psikologi gitu) bilang kalo aku cocoknya semacam direktur gitu. Yah mantaplah aku jadi direktur. Cara paling dekat jadi direktur itu yah lewat kuliah di jurusan manajemen. Trus univ yg aku kenal ya UGM. Manajemen-UGM.

Trus masuk ke kelas 12, mimpiku untuk kuliah di UGM berkurang. Manajemen apalagi. Karena aku baru tau kalau UGM itu univ besar, susah buanget masuk sana, apalagi aku anak jurusan IPA. Susahnye sudah tingkat dewa.

Wess, galau muncak. Nah kelas 3 kan aku ikut bimbel. Di bimbel ini nih, mesti ada try out gitu. Sblm uan, try outnya tentang tes tulis masuk perguruan tinggi. Entah pake ilmu apa, mata langsung tertuju pada tulisan TEKNIK INDUSTRI-ITS (itu lo daftar jurusan dan kode-kodenya). Yaweslah aku milih itu terus-terusan.

Setelah aku searching, eeeh kebetulan banget ternyata teknik industri itu kyk manajemennya teknik gitu lah. Ada ilmu manajemennya. Wahhhh, asiik nih. Terus, aku konsultasi sama guru BK. Katanya sih aku cocok-cocok aja ke jurusan itu ditambah nilai yang mungkin bisa dikata lumayan. Akhirnya aku mantap.
Namun, hari pendaftaran untuk SNMPTN tiba. Di sana harus ada 2 perguruan tinggi dengan 2 jurusan masing-masingnya. Nah bingung kan wes buat jurusan kedua. Aku bingung. Yawes aku tanya ke guru BK lagi. “Pak apakah jurusan kedua harus diisi?”. “Sebenarnya tidak. Tapi jika tidak diisi, bukankah mengurangi peluangmu untuk masuk perguruan tinggi? Mungkin Allah berencana lain.”

Yah karena kalimat itu lah “Tapi jika tidak diisi, bukankah mengurangi peluangmu untuk masuk perguruan tinggi?” aku mutusin buat ngisi ajah pilihan keduaku dengan TEKNIK LINGKUGAN-ITS.  Kenapa? Yah entah sih, aku milih itu pake hati. Trus aku searching ternyata jurusannya asik yah oke deh pilih.

Bismillahirrohmanirrohim. Aku daftarin pilihanku itu. Tahukah? Karena kepingin banget masuk sana, sampe-sampe password snmptn itu isinya kalimat doa dengan bismillah. Lucu <3 o:p="">

Yah hari-hari dilalui denga menunggu pengumuman snmptn, sekitar 28 Mei 2013. Selama itu, aku mengikuti bimbel untuk persiapan SBMPTN.

Selama itu pula, aku sudah pesimis untuk masuk teknik industri. Gak mungkin lah dengan nilai pas-pas.an bisa masuk jurusan itu. Aku sudah bulat tekad buat ikut SBMPTN.

Tapi lama-kelamaan, aku jadi ragu sama teknik industri. Apa iya aku mampu kuliah disana? Matematika adalah momok terbesar dalam hidup ini rasanya ._. Matematika itu pelajaran yang menunjang teknik industri. Apa iya aku bisa? Apa iya teknik industri bener-bener takdirku?

Aku berdoa ke Allah dalam shalatku. Ya Allah, jika memang benar teknik industri adalah takdirku, masukkanlah aku kesana. Jika tidak, ya sudah aku lewat sbmptn. Tapi entah ada “perasaan apa”, aku mikir kok ragu sama teknik industri. Aku malah kepikiran teknik lingkungan. Gatau sih ini perasaan apa, tapi tiba-tiba aja aku kok mending milih teknik lingkungan ya. Yang kayaknya pelajarannya gk susah-susah pake matematika kyk TI. Aku cuma bisa berdoa “Allah,berikan yang tebaik”. Dan bahkan sampe saat itu aku pernah puasa 10 hari rajab itu meminta agar masuk TI. Hadistnya bilang kalau “barang siapa yang puasa 10 hari rajab, permintaannya akan dikabulkan”. (tapi aku agak lupa, apa aku doa agar masuk TI apa doa agar masuk ITS jurusan apapun ya, itu lupa -_-)

Well, tgl 28 mei pun semakin dekat.
Ternyata pengumuman snmptn dimajukan jadi tgl 27 mei 2013 pukul 16.00

Aku tidur dulu pukul 15.00. Lalu bangun pukul 15.30. Aku sholat Ashar dulu. Aku berdoa dulu. Aku ucapkan “Lahaula wala quwwata illah billahil aliyyil adzim” berulang-ulang. Dan tepat aku buka web itu, ada tulisan
“Selamat Anda dinyatakan lulus dalam SNMPTN 2013.
PTN: Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Program Studi: Teknik Lingkungan”

Aku gk percaya banget. Aku nangis. Aku teliti lagi. Apa itu bener namaku dan nomer pendaftaranku. Ternyata, itu benar. Aku langsung sujud syukur. Ya Allah, dengan linangan air mata aku bersyukur sekali. Alhamdulillah.

Mungkin bukan teknik industri, tapi aku yakin Allah tau yang terbaik untukku. Allah tau aku bakal sukses di teknik lingkungan. Allah Maha Tahu. Alhamdulillah Ya Allah. Allahuakbar! Lahaula wala quwwata illah billahil aliyyil adzim!

Intinya sih, aku belajar dari semua ini..

Manusia boleh berencana, tapi Allah yang menentukan. Kita boleh berusaha dengan keras, tapi kuasa Allah-lah yang paling besar. Allah Maha Besar. Dia pasti tahu yang terbaik untuk kita. Mungkin Allah tahu kalau aku di TI, aku gak akan berkembang. Baiklah, Teknik Lingkungan, i will come and fight for it! :D

Tetaplah berhusnudzon kepada Allah, Junjungan Kita! Lahaula wala quwwata illah billahil aliyyil adzim.

Dan mimpiku selanjutnya adalah IPK sempurna. CUM LAUDE. Aamiin.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS