Ya Allah, kenapa hati ini
masih keras saja mendekat kepada Al-Quran-Mu? Kenapa diri ini masih meluangkan
waktu yang lebih banyak untuk online daripada membaca ayat-ayat suci-Mu? Mohon
bantulah diri ini supaya bisa lebih dekat dengan-Mu Allah....
Bukan bermaksud untuk menggurui,
aku bukan seorang muslimah baik yang selalu i’tikaf di masjid, membaca berjuz –
juz Al-Qur’an, memahami hadist, dan segudang hukum-hukum Islam lain. Tapi aku
punya niatan untuk membagi ilmu. Meskipun sedikit, tapi kalmat itulah yang aku
dengar dari ustadzah Oky Setiana Dewi di
siaran televisi jelang berbuka biasa.
Sungguh indah kalimat itu
bukan? Maka dari itu, sedikit demi sedikit saya ingin mendekat kepada Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang di dunia ini. Ramadhan ini sudah mau pergi, tapi
kelakuan saya masih saja belum mencerminkan akhlaq yang baik. Aahh sungguh sedih,
melihat kesempatan mulia mendapatkan pahala berlipat-lipat akan segera sirna L Hanya bisa memanfaatkan sisa-sisa waktu kemuliaan
ini dengan usaha semaksimal mungkin.
Allah, alhamdulillah
untuk pelajaran berharga yang kau berikan kepadaku di bulan indah ini. Salah
satunya, suka kepada lelaki. “Suka”, satu kata yang setajam pisau, sekuat baja,
sesakit tenggelam di samudra, dan sebahagia menang undian ke Disneyland. Terlalu lebay? Haha maaf, tapi itulah yang
kira-kira saya rasakan. Saya tidak tahu harus dikemanakan cerita ini. Apakah
dipendam saja, dibuang, atau hanya disimpan pada laptop? Aah, setidaknya satu
orang yang membacanya bisa mendapat hikmah ataupun kesenangan lah agar
keberadaan saya pun bermanfaat. Jatuh cinta memang level lebih tinggi dari “suka”.
Aku belum merasakan level setinggi itu ya, hehe. Lanjut.
“Suka” memang membuatmu
sangat aneh. Pertama kali merasakan (1 minggu), duniamu terasa berbunga-bunga.
Kemudian lanjut kepada obsesi ingin mengetahui lebih lanjut (2-3 minggu). Hal
ini yang membuat frustasi. Sering banget kita stalking, mencoba iseng-iseng
komen, like status, nunggu dia online. Kalau liat dia komen-komenan sama cewe
lain, langsung deh galau-galau ga karuan. Melihat dia status aneh, pasti ke-GR-an.
Level selanjutnya adalah modus. Modus apa aja yang penting bisa ngobrol bareng.
Itu tuh yang nyebelin –“
Hal yang bagus dari “suka”
adalah kita menjadi semangat bekerja kalau lagi deket sama dia dan menambah
pengetahuan baru karena kita harus sefrekuensi dengan dia kalau ngomong
(belajar interest-nya si dia). Hal yang ga bagus itu malas produktif,
uring-uringan, nyusahin sahabat karna kita curhat mulu, sering mbuka meme galau.
Tapi itu semua tergantung orang yang “suka” sih, pasti beda-beda.
Pada akhirnya, tahap
sadar akan kekhilafannya selama ini dimulai. Setelah membaca banyak cerita,
hadist, cerita nabi, cerita temen, serta fakta-fakta yang mendukung membuat
perasaan “suka” meredup. Kita harus percaya bahwa perasaan itu bukan untuk saat
ini.
“Kadang kita memikirkan seseorang, menunggu reply sms, komen atau membaca postingan kita, menanti dia online, dsbgnya. Tapi nyatanya seseorang itu justeru sedang asyik dgn orang lainnya lagi, atau malah lagi asyik (maaf) ngupil. Jadi lebih baik sibukkan diri memikirkan dan mengerjakan hal yang bermanfaat. Waktu itu berharga, jangan dihabiskan percuma. --Tere Liye”
“Bukan karena mencintainya dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengaguminya dengan diam aku akan merana. Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun….. Jika memang dia bukan tercatat untukku. Jika memang dia hanya hiasan duniaku yang sementara, Sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padanya. Allah akan menghilangkan perasaanku untuknya. Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balika hati hamba-Nya” dikutp dari @duniajilbab
Yah secuil kaliamt itulah
yang membuaku sadar. Sudah nanti saja. Kalau dia jodoh, pasti akan kembali
suatu hari nanti. Allah akan mempertemukan kita :)
Probolinggo, 16-7-2015, 1:33 WIB
Probolinggo, 16-7-2015, 1:33 WIB
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Canon pixma mx7600






0 komentar:
Posting Komentar